Loading...
Loading...
Loading...

Cover Letter yang Baik, Awal dari Keberhasilanmu!

event2021-03-24 14:01:12

© Pexels.com

Seringkali kamu menemukan lowongan pekerjaan yang meminta untuk mengirimkan CV/Resume bersamaan dengan Cover Letter sebagai syarat dokumen yang harus dilengkapi. Terkait dengan Cover Letter, apakah kamu sudah tahu bagaimana cara membuat Cover Letter menjadi berkesan dan sesuai dengan kriteria yang dicari oleh rekruter? Dan, apakah kamu telah menghindari kesalahan-kesalahan yang mungkin kamu lakukan saat membuat Cover Letter? Jika belum, bukan suatu kebetulan jika kamu menemukan artikel ini!

Sebelum kamu mendalami lebih lanjut tentang apa saja yang bisa kamu persiapkan dalam membuat Cover Letter, kamu harus memahami apa itu Cover Letter?

Cover Letter adalah sebuah dokument bagi para pelamar kerja untuk menunjukkan pemahamannya terhadap posisi yang akan dilamar. Di dokumen ini, kamu bisa tunjukkan pengalaman ataupun pencapaian yang benar-benar relevan untuk memenuhi kualifikasi dari posisi tersebut dan berbeda dengan apa yang kamu cantumkan di dalam CV/Resume.

Lalu, apakah Cover Letter sama dengan surat lamaran kerja? Jawabannya adalah tidak sama. Ada banyak perbedaan antara Cover Letter dan surat lamaran kerja. Perbedaan dari kedua dokumen tersebut adalah:

Cover Letter adalah dokumen yang biasanya selalu disertai resume. Di dalam Cover Letter, kamu tidak harus mencantumkan informasi yang sangat lengkap dan hanya terdiri dari 3 hingga 4 paragraf dari keseluruhan isi yang ada. Namun, isi di dalam Cover Letter tidak boleh mengulang isi dari resume, karena Cover Letter ini adalah space yang kamu punya untuk memberikan perspektif baru tentang dirimu di mata rekruter agar semakin menarik. Sementara untuk surat lamaran, surat ini adalah surat yang fungsinya bisa untuk menggantikan resume. Maka dari itu, surat lamaran boleh memuat lebih dari 1 halaman penjelasan yang detail. Presensi surat ini juga berfungsi dari untuk memasarkan, menarik, dan meyakinkan di mata rekruter agar mampu memanggil kamu ke tahap rekrutmen selanjutnya.

Setelah memahami jika Cover Letter adalah sebuah dokumen yang dikirim bersama dengan resume untuk menyediakan informasi tambahan tentang keterampilan dan pengalaman, kini kamu sudah harus memahami apa saja yang bisa kamu persiapkan untuk membuat Cover Letter yang bermakna di mata rekruter. Bagaimana caranya?

1. Lakukan Riset di Tahap Awal

Sebelum membuat Cover Letter lakukanlah riset terlebih dahulu untuk memastikan kamu memiliki pemahaman yang baik dalam mengeksekusi Cover Letter-mu. Riset ini bisa menyangkut banyak hal, selain mencari referensi dari Cover Letter yang baik, kamu juga bisa melakukan riset dari lowongan pekerjaan yang akan kamu lamar. Riset tersebut bisa menyangkut dari perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan, hingga deskripsi pekerjaan dari posisi yang sedang dibuka. Dengan melakukan hal tersebut, kamu tidak akan sulit dalam mengelaborasi poin demi poin di dalam Cover Letter sehingga dirimu semakin menarik di mata rekruter.

2. Cover Letter-mu Harus Spesifik

Saat membuat Cover Letter, jangan pernah mengirimkan penjelasan yang ambigu dan terkesan hanya copy-paste dari CV/Resume. Jika kamu melakukan hal ini, dapat dipastikan kamu akan sulit mencuri perhatian HRD!

Dalam membuat Cover Letter, kamu harus menulis informasi dengan lebih spesifik dan sesuai dengan apa yang kamu tawarkan. Contoh, jika kamu membuat citra dirimu sebagai orang yang gigih untuk belajar hal baru, maka kamu harus memberikan cerita berupa contoh pengalaman yang pernah kamu lalui dan sesuai dengan citra tersebut. Kamu juga harus mampu mengemas hal-hal tersebut menjadi suatu poin yang mampu membuat Cover Letter­-mu terlihat berbeda dan enak dibaca.

3. Berikan Power Statement Sejak Awal

Jika cinta pada pandangan pertama saja bisa terjadi, apalagi cinta yang datang dari pandangan pertama rekruter saat membaca kalimat awal di Cover Letter-mu!

Untuk memaksimalkan hal tersebut, maka kamu harus mampu mengeksplor lebih banyak kosa kata yang meyakinkan sebagai pembuka di kalimat-kalimat awal Cover Letter-mu. Cobalah untuk menghindari dalam menggunakan kalimat-kalimat yang tidak terlalu meyakinkan seperti “Saya tertarik melamar lowongan pekerjaan di Perusahaan xyz dengan posisi abc”. Ada baiknya agar terlihat lebih meyakinkan, kamu bisa menggantinya dengan “Dengan berbekal pengalaman sebagai seorang Marketing Specialist selama 2 tahun di salah satu perusahaan multinasional, hal tersebut telah memotivasi saya untuk mengembangkan karier dengan melamar lowongan pekerjaan di Perusahaan xyz posisi abc”.

4. Jangan Menulis Ulang Isi di CV-mu

Logikanya, jika Cover Letter-mu sama dengan CV/Resume, kenapa kamu harus membuat Cover Letter? Dengan kamu mengulang apa yang sudah kamu sebutkan di dalam CV/Resume, rekruter tidak akan bisa menemukan sisi menarik lainnya dari dirimu dan rekruter pun bisa memiliki cara pandang yang kurang baik tentangmu karena telah melakukan hal ini. Saat kamu membuat Cover Letter, hal yang bisa kamu lakukan adalah memberikan sisi cerita lain dari semua yang telah kamu tuangkan ke dalam CV/Resume. Sisi cerita ini bisa berupa kronologi yang menampilkan peran dan kelebihanmu serta relevan dengan pengalaman yang telah kamu highlight sebelumnya.

5. Singkat, Padat, dan Jelas

Fakta yang ada, rekruter hanya menghabiskan waktu kurang dari sepuluh detik untuk membaca cepat CV/ Resume yang kamu kirimkan. Melihat waktu yang tidak terlalu lama, apakah kamu menyimpulkan jika Cover Letter yang panjang hingga melebihi dari satu halaman akan bermakna di mata rekruter? Jelas, tidak. Kenapa? Karena waktu yang dihabiskan oleh rekruter untuk membaca Cover Letter tentu lebih sedikit lagi. Jadi, sangat penting bagimu dalam mengemas isi di Cover Letter agar bermuatan padat, singkat, jelas, dan tidak lebih dari satu halaman.

6. Gunakan Format PDF untuk Cover Letter-mu

Eits, jangan sampai kamu membuat Cover Letter­ dengan format yang aneh-aneh ya! Gunakanlah format PDF pada saat kamu mengirimkan Cover Letter­ ke rekruter. Hal ini penting kamu lakukan agar HRD bisa membuka Cover Letter milikmu dan meminimalisir hal-hal lain yang tidak diinginkan lainnya yang mampu mempengaruhi dokumen lamaranmu. Perhatikan hal ini ya!

Bagaimana? Apakah sudah tergambar secara singkat tentang apa saja yang harus kamu siapkan saat membuat Cover Letter? Tapi sebenarnya, masih ada beberapa hal penting lainnya yang harus kamu perhatikan nih! Apakah kamu sudah tahu beberapa kesalahan yang harus kamu hindari saat membuat Cover Letter? Jika belum, berikut adalalah beberapa kesalahan yang harus kamu hindari!

1. Jangan buat Cover Letter yang Terlalu Formal atau Terlalu Santai

Cover Letter ditujukan untuk rekruter. Maka, kamu jangan menggunakan bahasa yang terlalu santai seperti ke kerabat sendiri. Akan tetapi, kamu juga jangan menulis Cover Letter dengan bahasa yang terlalu formal. Kamu harus coba menyeimbangkan gaya bahasa formal sekaligus kasual. Dengan melakukan hal ini, kamu bisa membuat Cover Letter-mu terlihat professional, berkualitas, dan enak untuk dibaca oleh rekruter.

2. Terlalu Banyak Ungkapan Klise

Saya adalah seorang “Pekerja Keras”. Apakah kamu masih sering menggunakan ungkapan seperti itu? Sebenarnya, ungkapan seperti ini sudah terlalu banyak digunakan sehingga menimbulkan kesan klise. Ungkapan seperti ini pun tidak membuat dirimu terlihat unik karena sudah banyak orang yang telah dan bisa mengklaim dirinya dengan ungkapan tersebut. Poin terpenting di bagian ini adalah, bagaimana kamu menyebutkan kualitas dirimu secara eksplisit dan tidak bertele-tele. Tidak masalah jika kamu ingin menggunakan ungkapan klise, tapi kamu harus coba untuk menjabarkan lebih dalam dari ungkapan tersebut agar kamu semakin dapat meyakinkan rekruter.

Di atas adalah 2 kesalahan yang harus kamu hindari. Selanjutnya kamu dapat menemukan contoh Cover Letter yang bisa menjadi referensi untukmu. Berikut contohnya,

Dan untuk kamu yang masih minim pengalaman, apa yang seharusnya bisa kamu sertakan di dalam Cover Letter? Sebenarnya tetap sama dengan contoh di atas, yang membedakannya adalah, di bagian pengalaman kamu bisa menjelaskan lebih detail tentang kelebihan dari karakter dirimu dan relevan dengan kualifikasi pekerjaan yang dibutuhkan.

Mari buat Cover Letter-mu menjadi langkah awal keberhasilan dari proses pencarian kerja yang sedang kamu lakukan!

 

Sumber:

7 Strategi Jitu Menulis Cover Letter untuk Raih Pekerjaan Impian

6 Contoh Cover Letter dan Tips Mengirimnya Agar Dilirik HRD

3 Contoh Cover Letter yang Menonjol (untuk Mahasiswa Yang Baru Lulus)

Keywords

Lowongan Kerja Palembang

Loker Palembang

Cover Letter

CV dan Resume

Surat Lamaran Kerja

© CV Hyperlokal Indonesia.All Rights Reserved.